Anak Mengalami Trauma, Begini Cara Mengatasinya!

Hani Apriliani
Anak Mengalami Trauma, Begini Cara Mengatasinya!

Trauma memang bisa terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Penyebabnya bisa beragam. Ada yang trauma setelah mengalami kekerasan fisik maupun verbal, ada juga karena kejadian ringan tapi ternyata mampu mengguncang psikisnya. Untuk itu, sebagai orang tua kamu dituntut untuk peka terhadap perubahan apapun yang terjadi pada si kecil.

Untungnya trauma yang terjadi pada anak dapat lebih cepat diredam, terutama jika ia termasuk anak ekstrovert, ceria, dan cerdas. Ditambah dengan dukungan yang tepat, si kecil bakal lebih cepat pulih. Nah, Mom berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk membantu anak mengatasi trauma:

Mengenali gejala trauma pada anak

Cara mengatasi trauma pada anak yang pertama adalah mengenali gejala-gejala trauma pada anak. Kamu bisa melakukan pengamatan terhadap perubahan perilaku yang terlihat nyata atau jelas. Khususnya, pada anak-anak yang belum bisa menjelaskan apa yang ia rasakan dengan kata-kata.

Menerima trauma pada anak

Kalau kamu yakin si kecil mengalami trauma dari perubahan tingkah laku akibat trauma yang dialami, maka sebaiknya terimalah kondisi tersebut. Jangan mengingkari, terlebih bila kamu mengetahui peristiwa yang mereka alami.

Memberikan rasa aman dan nyaman

Saat anak mengalami trauma, hal utama yang dibutuhkan adalah rasa aman dan nyaman yang diberikan orang tua pada mereka. Rasa ini bisa diwujudkan dengan cara selalu ada untuk mereka, mendengarkan tiap keluhan si kecil, memberi semangat atau apresiasi atas tiap hal positif yang mereka lakukan. Luangkan waktu untuk terus menemani anak selama masa penyembuhan. Dengan begini, si kecil dapat membangun rasa percaya dirinya kembali sehingga trauma dapat perlahan-lahan diatasi.

Memberikan hal yang disukai anak

Mom, anak-anak tetaplah anak-anak. Kamu bisa membantu mengatasi trauma pada anak dengan cara memberikan hal yang ia senangi, seperti mainan atau buku kesukaannya. Nggak perlu sesuatu yang berlebihan, cukup berikan yang sesuai dengan kemampuanmu saja.

Mengunjungi Tenaga Ahli

Mengatasi trauma pada anak juga bisa dilakukan dengan cara mengunjungi tenaga ahli seperti psikolog dan psikiater. Baik psiokolog maupun psikiater bisa membantu mencegah kerusakan psikis akibat trauma mendalam yang dialami si kecil. Mom, jangan patah semangat karena perkataan orang-orang di sekitarmu, ya.

Mulai menjalani hidup normal

Terakhir, coba ajak anak menjalani rutinitas sehari-hari secara perlahan. Yakinlah bahwa si kecil nyaman saat meninggalkan rumah menuju sekolah atau tempat bermain. Jangan meninggalkan atau menyuruh anak ke tempat di mana peristiwa traumatik tersebut terjadi.

LATEST ARTICLE