Cara Memarahi Anak Tanpa Membuatnya Trauma

Dian Afrillia
Cara Memarahi Anak Tanpa Membuatnya Trauma

Ada masa di mana anak-anak sangat manis dan menyenangkan. Namun, namanya anak-anak pasti ada juga momen saat mereka sangat menyebalkan dan membuat ibu jadi jengkel. 

Bolehkah marah pada anak? Tentu saja boleh, karena ibu pun hanya manusia biasa yang bisa emosi dan kesal pada kelakuan anak. Namun, jangan sampai melewati batas. Marahlah dengan sewajarnya dan ingat untuk tetap menahan diri agar nggak menyebabkan anak jadi trauma. 

Berikut cara memarahi anak dengan wajar: 

Menjauh saat kesal 

Anak bikin kesal dan ingin langsung ngomel? Sebaiknya, tahan diri dulu dan menjauhlah sejenak. Tenangkan diri sebelum memarahi anak. Saat ibu sudah lebih tenang, otomatis bisa memilih kata-kata yang lebih pantas, bisa menanggapi anak dengan tenang, dan anak pun nggak langsung mengecap bahwa kamu adalah orang tua yang galak dan suka marah-marah. 

Perhatikan nada bicara dan pemilihan kata

Mungkin terdengar sepele ya, tetapi bicara dengan nada tinggi bikin suasana jadi lebih menegangkan bagi anak. Meski sama-sama marah, anak lebih bisa menerima bila ibu bicara dengan tenang. Pun, pemilihan kata yang salah akan memberikan dampak berbeda pada psikologis anak. Hindari juga kata-kata yang terlalu kasar untuk anak ya! 

Memberi penjelasan kenapa kamu marah

Saat kamu marah, anak mungkin bingung dan nggak mengerti apa kesalahannya. Ibu bisa memberi penjelasan kenapa marah dan kesal padanya, misalnya makan terlalu lama, susah dibangunkan saat pagi padahal harus buru-buru pergi, anak susah makan, nggak mau belajar, terlalu banyak main, dan sebagainya.

Tidak selalu menghukum anak 

Nggak semua kesalahan anak harus dihukum. Banyak hal yang sebenarnya masih bisa diatasi dengan memberi contoh, meminta anak mengikuti peraturan di rumah, dan terus dikomunikasikan agar anak bisa belajar untuk nggak mengulangi kesalahan. Bila sesuatu terus diulang, anak juga bisa diberikan hukuman. Namun, bijaklah memilih hukuman ya! Jangan sampai pakai kekerasan dan hukuman fisik. 

LATEST ARTICLE