Naksir Pria Cerdas? Kenali Sapioseksual dan Tanda-Tandanya, Yuk!

Nesia Amarasthi
Naksir Pria Cerdas? Kenali Sapioseksual dan Tanda-Tandanya, Yuk!

Tertarik dengan seseorang memang punya alasan tertentu. Kadang nggak sadar tetapi lebih sering disadari dan dijadikan pertimbangan untuk PDKT lebih. Suka terpesona dengan pria atau seseorang yang punya kecerdasan tinggi?

Yap, sapioseksual merupakan sebutan buat orang yang tertarik dengan gebetan karena kecerdasannya. Penampilan fisik sih bisa jadi nomer sekian. Namun kecemerlangan analisis, sikap yang bijak dan memiliki kemampuan menyelesaikan masalah adalah pertimbangan nomer satu.

Meski secara makna sempat ditolak sebagai salah satu orientasi seksual, tetapi term sapioseksual sering dipakai untuk menyebut karakter seseorang. Kalau tertarik sama lawan jenis, disebut heteroseksual. Kalau tertarik dengan orang yang cerdas dan tumbuh keinginan untuk menjalin relasi asmara dengannya, disebut sapioseksual.

Sapioseksual berasal dari kata sapiens yang berarti bijak atau bijaksana, dan sexual yang berkaitan dengan seksualitas. Diana Raab, PhD dalam Psychology Today menjelaskan singkat bahwa seseorang yang menganggap kecerdasan itu seksi disebut sapioseksual. Sapioseksual suka dengan ketajaman berpikir orang yang ditaksirnya.

Biasanya, saat PDKT sering memakai cara komunikasi dengan diskusi. Baik diskusi filosofis, politik, psikologis atau diskusi hal lain yang membuat pasangan ini semakin bergairah. Meski diskusi nggak ada hubungannya dengan hubungan asmara, tetapi seringkali pembicaraan dua orang sapioseksual seringkali berlanjut ke hubungan jangka panjang.

Max Banschick, M.D., dalam artikelnya yang berjudul ‘What Makes Something Sexy?’ menunjukkan bahwa kepribadian sangat berarti dalam membentuk citra seseorang jadi lebih seksi.

Banschick menggunakan dialog Plato dalam The Symposium sebagai salah satu contoh. Socrates dalam dialog tersebut jadi tokoh utama, ia nggak punya uang, nggak punya posisi, dan nggak punya penampilan menarik. Yang dimilikinya hanya kharisma dan kecerdasan yang cemerlang. Banschick dalam artikelnya menyimpulkan, tipe sapioseksual sudah ada sejak lebih dari 2.500 tahun yang lalu.

Lantas, apa tanda-tanda orang sapioseksual?

Pendengar yang baik

Ini yang pertama, karena tanpa mendengarkan dengan baik nggak akan tahu secemerlang apa pikiran pria yang ditaksir. Tanpa kemampuan ini pun obrolan putus ditengah jalan dan jadi kurang asik atau krik krik.

Nggak suka tindakan tanpa alasan

Pernah mengernyitkan dahi karena melihat orang tiba-tiba marah tanpa alasan jelas? Atau tak habis pikir sama mantan pacar yang suka drama? Nah, ini jadi salah satu tanda meski nggak sepenuhnya bisa memastikan bahwa kamu sapioseksual atau bukan.

Obrolan ringan bisa jadi berat dan teoritis

Awalnya sih ngobrol ringan dan sehari-hari banget. Tetapi akhirnya merembet ke obrolan teoritis yang menyangkut etika, estetika dan lain sebagainya. Kalau suka membawa obrolan ringan jadi  lebih ‘berisi’ dan porsi obrolan imbang, yap sapioseksual.

Banyak alasan seseorang tertarik dengan orang lain dan berlanjut ke hubungan asmara. Baik menimbang kecerdasan maupun penampilan, yang paling penting adalah membangun hubungan asmara yang sehat. Betul nggak? Share pendapatmu dong!

LATEST ARTICLE