Nggak Banyak Diketahui, 6 Cara Make Up Artist Profesional yang Inspiratif

Nesia Amarasthi
Nggak Banyak Diketahui, 6 Cara Make Up Artist Profesional yang Inspiratif

Make up sudah jadi aktivitas keseharian bagi mayoritas wanita. Tetapi tidak buat para make up artist profesional yang kerjanya butuh ketelitian dan treatment yang berbeda-beda sesuai karakter kulit artist dan permintaan kesan yang ditampilkan. Kalau kamu tertarik tahu cara make up artist profesional bekerja, ini rahasia yang nggak banyak diketahui.

Dikutip dari Mental Floss, 6 cara make up artis profesional di bawah ini bisa dijadikan inspirasi.

Make up artist profesional butuh ilmu sekaligus seni

Merias wajah membutuhkan pemahaman tentang komposisi warna. Ini jadi keahlian seniman dalam menorehkan cat di atas kanvas. Pun, ini juga jadi keahlian make up artist dalam mengkombinasikan warna lipstik, blush on, dan eyeshadow.

Secara terperinci, cara make up artist profesional benar-benar penuh perhitungan. Mulai dari mengetahui teori warna, kebersihan, kerapian dan mengenali struktur wajah. Belum lagi mengenali produk-produk make up yang pas.

Tidak wajib mengenyam pelatihan formal

Buat jadi make up artist profesional, seseorang bisa jadi nggak mengenyam pendidikan formal yang khusus mempelajari make up. Seperti Robert Garcia, ia seorang penasihat kecantikan di Sephora. Ia menjelaskan bahwa meski dirinya nggak menerima pelatihan formal, kemampuan alami dan hasratnya dalam menggeluti make up artist jadi pendorong untuk bereksperimen dan meningkatkan keterampilan.

Membutuhkan ketekunan

Dalam sebuah film, make up artist profesional bisa bekerja selama 14 hingga 16 jam sehari. Apa yang menjadi kunci bisa melakukan cara kerja seperti itu? Ketekunan.

Menerima bayaran berbeda-beda dalam setiap proyek

Yap, benar-benar seperti seorang seniman yang menerima bayaran berbeda-beda dalam setiap proyek karya. Garcia mengatakan, saat merias pengantin wanita ia bisa mendapatkan bayaran antara 300 dolar, namun dalam beberapa permintaan khusus ia bisa mendapatkan bayaran hingga 3000 dolar. Apa yang berbeda? Tentu saja merekam permintaan klien dan mengaplikasikannya pada bidang yang ia geluti, yaitu make up artist profesional.

Memilih bahan berkualitas

Demi kepuasan klien atas hasil make up yang dikerjakan, tentu make up artist nggak sembarangan dalam memilih bahan. Tren kosmetik tetap harus dikejar, bahan berkualitas juga jadi pertimbangan dan memperbarui keterampilan juga harus selalu dilakukan. Garcia sendiri memiliki strategi, ia bisa menghasilkan make up yang terlihat glamour dengan merek kosmetik yang lebih murah.

Profesi yang mengubah hidup seseorang

Garcia menjelaskan, ia mengajar seorang pasien yang kulitnya membutuhkan perawatan karena kemoterapi. Pasien kanker yang ia ajar ini mendapatkan momen-momen berarti. Ia berhak merasa cantik dalam masa-masa traumatisnya, kata Garcia.

Profesi sebagai seorang make up artist nggak hanya mengurusi hal glamour dan prestis. Bahkan, profesi yang sering nggak dikenali atau diabaikan ini bisa mengubah hidup seseorang. Lainnya yang juga inspiratif, mereka membuat seorang wanita tahu apa yang dia punya dan apa yang pantas dilihat orang lain. Misalnya saat concealer dipoleskan untuk menutupi mata panda dan conturing dilakukan untuk menutupi satu bagian wajah yang luka.

LATEST ARTICLE