Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Ulu Hati Saat Hamil

Hani Apriliani
Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Ulu Hati Saat Hamil

Nyeri selama kehamilan adalah hal yang umum terjadi. Mom tentu akan merasakan berbagai macam nyeri dari atas kepala sampai ujung kaki. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari disebabkan oleh perubahan hormon sampai tumbuh kembang janin dalam kandungan. Salah satu yang kerap terjadi adalah nyeri ulu hati saat hamil.

Nyeri ini biasa disebut dengan heartburn. Meskipun tidak ada hubungannya dengan jantung, nyeri pada ulu hati bisa mengakibatkan sensasi terbakar di bagian tengah dada. Nyeri ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Lantas, apakah jenis nyeri ini dapat berbahaya untuk janin? Maka, mom perlu mengenal penyebab nyeri yang kerap muncul pada ibu hamil ini.

Penyebab Nyeri Ulu Hati Saat Hamil

Ulu hati nyeri bisa disebabkan oleh gerakan janin yang menekan ke atas. Hal ini sangat mungkin terjadi pada trimester ketiga karena ukuran janin yang semakin besar. Selain itu, rasa mulas akibat heartburn juga sangat berpengaruh pada aktivitas sehari-hari.

Kok bisa mom merasakan mulas? Jadi, mulas terjadi ketika katup antara lambung dan kerongkongan tidak mampu mencegah asam lambung lewat kembali ke kerongkongan. Selama kehamilan, hormon progesteron menyebabkan katup rileks, yang dapat meningkatkan frekuensi mulas.

Ini memungkinkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan. Sakit maag dan gangguan pencernaan lebih sering terjadi selama trimester ketiga karena rahim yang tumbuh memberi tekanan pada usus dan lambung. Tekanan pada perut juga dapat mendorong isi kembali ke kerongkongan.

Apa yang Bisa Mom Lakukan untuk Mengatasi Hal Ini?

Menurut Nivin Todd, MD, mom perlu memperbanyak frekuensi makan. Makanlah beberapa makanan kecil setiap hari, bukan tiga kali makan namun dalam porsi yang besar. Jangan lupa untuk makan perlahan agar nyeri tak semakin parah.

Hindari makanan yang digoreng, pedas, atau berlemak. Hindari juga makanan apa pun yang tampaknya menyebabkan relaksasi sfingter esofagus bagian bawah dan meningkatkan risiko mulas.

Mom juga perlu mengurangi frekuensi minum saat makan. Minum dalam jumlah besar saat makan dapat meningkatkan risiko refluks asam dan mulas. Selain itu, dapat menimbulkan nyeri pada ulu hati.

Selain itu, jangan langsung berbaring setelah makan. Saat tidur, usahakan agar kepala tempat tidur mom lebih tinggi dari kaki tempat tidur. Letakkan bantal di bawah bahu mom untuk membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Tak hanya itu, pakaian nyatanya juga memberikan pengaruh pada nyeri di area perut ini. Pakailah pakaian longgar. Pakaian ketat bisa meningkatkan tekanan pada perut dan rahim mom. Pemilihan makanan yang tepat saat hamil juga untuk menghindari mom mengalami sakit perut seperti diare atau sembelit. Tentu kondisi ini akan memperparah nyeri ulu hati saat hamil. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter secara rutin jika nyeri yang dirasakan semakin parah.

LATEST ARTICLE