Rahasia Sukses Mendisiplinkan Anak Harus Tanpa Marah-Marah 

Dian Afrillia
Rahasia Sukses Mendisiplinkan Anak Harus Tanpa Marah-Marah 

Mengajarkan anak untuk disiplin bisa dilakukan sedini mungkin. Bahkan sejak balita. Kenapa? Karena pada usia di bawah lima tahun, anak mulai menyerap informasi dan mulai mencari tahu banyak hal. Di sisi orang tua, ini saatnya menanamkan nilai-nilai positif untuk anak agar menjadi fondasi yang kuat. 

Mendisiplinkan anak sejak kecil akan membuat anak tahu batasan, mengerti tanggung jawab, memahami konsekuensi dari suatu perbuatan, dan ini akan terbawa sampai ia dewasa kelak. 

Masalahnya, membuat anak disiplin tentu bukan perkara mudah. Namanya anak-anak, pasti ada aja hal-hal yang membuat ibu kesal, merasa kalau ia susah menurut, dan penuh drama. Perlahan dan harus disertai kesabaran tanpa batas, ibu bisa mulai menerapkan lima hal berikut ini dalam kehidupan sehari-hari.

Punya aturan yang jelas

Jangan langsung marah-marah pada anak ketika dia sedang menyebalkan. Ibu juga harus menentukan aturan yang jelas dan mudah dipahami anak. Nggak semua hal harus dimarahi. 

Kalau perlu, catatlah aturan-aturan yang ingin diterapkan. Misalnya, soal waktu tidur, harus membereskan mainan setelah dipakai, screen time, waktu belajar, dan sebagainya. Jika anak melakukan hal-hal di luar peraturan, pertimbangkan lagi untuk memberinya sanksi. 

Memberikan penjelasan pada anak soal pelanggaran 

Apakah anak akan langsung patuh pada aturan? Bisa jadi tidak. Ia akan bingung kenapa harus melakukannya dan kenapa nggak boleh punya cara sendiri. Maka dari itu, penting juga untuk menjelaskan pada anak. Kenapa dia harus tidur siang, kenapa makanannya harus habis, kenapa jatah nonton Youtube-nya hanya sebentar, kenapa mainan harus dibereskan. 

Berikan hukuman sesuai kesalahan 

Apakah anak boleh dihukum bila melanggar peraturan? Yap, ibu boleh memberi hukuman. Namun, harus sesuai kesalahan dan masih batas wajar ya. Hukuman yang diberikan bukan berupa kekerasan fisik seperti memukul atau mencubit. Ibu bisa mencabut hak istimewa, mendiamkan anak, atau memintanya melakukan tugas tambahan. 

Konsisten

Menjalankan program disiplin pada anak ini nggak mudah. Tapi ibu pun nggak boleh lengah. Ibu harus konsisten pada aturan yang sudah dibuat. Jangan menyerah dan kalah. Selalu ingat kalau semua ini dilakukan untuk membuat anak jadi lebih disiplin sampai dia dewasa nanti. 

Jangan lupa memberikan dukungan dan pujian 

Membuat anak disiplin boleh, tapi jangan lupa untuk selalu memberinya dukungan, memberi semangat, dan pujian. Ini akan membuat anak merasa dihargai dan nggak mengingat ibu sebagai sosok yang suka mengatur dan marah-marah. 

LATEST ARTICLE